pas lagi nulis postingan ini, aku lagi nunggu waktu subuh. jadi pagi ini aku dikagetkan ketukan pintu misterius.. bayangin doong.. jam 2 pagi!! (kelamaan ngebayanginnya! baca dulu)
singkat cerita ketum turun kebawah buat buka pintu, soalnya aku msih dalah keadaan sadar ga sadar gitu buat ngumpulin nyawa n' buka pintu kontrakkan. ternyataaaaa.... yang dateng itu berkumis pemirsaaa... dengan nyantai ketum panggil.. "Bapa." Sekali lagi ini bukan tentang kisah perampokan bapa2 yang putus asa mencari nafkah lantas berpikir untuk merampok sebuah kos2an yang dulunya bertetangga dengan kandang ayam dengan mengetuk pintu di pagi buta, pokonya bukan!! Bapak berkumis itu adalah bapanya ketum -_-"
inilah percakapan antara dua orang tersebut, tapi ternyata ada tiga suara disana:
Ketum: naha pa... jam sakieu..?
(untuk translete silakan buka google translete)
Bapa: tadi teh ti ditu langsung we kadieu
........: na bade ngalih kamana neng?
Ketum: k permai pa
........: uuh, sieun didinya mah, kapungkurna tilas makam..^&$^%^$&^
untuk nama orang yang ditandai dengan nama "......" adalah seorang yang tidak diketahui identitasnya, hanya suaranya saja yang sampai merambat kearah kamar. Yang salah dalam percakapan ini adalah seorang noname tersebut menyebutkan kode "sieun" dan "makam."
jadi gini.. hari ini rencananya kita mau pindah dari kontrakkan Manisi ke kos2an di daerah permai. kebayang doong orang itu tega banget, seorang yang mau move on ke tempat baru itu artinya orang tersebut pengen bikin lembaran hidup baru. sumpah, ini kejam!
setelah percakapan yang panjang di lantai bawah, ketum naik keatas dan menceritakan ulang penindasan karakter tempat yang sebenernya udah aku dengerin dari tadi, tapi ngeliat antusiasme dari muka ketum aku jadi ga tega, jadi aku dengerin apa yang dia ceritain secara seksama dan khidmat.
udah itu aku ngelamun, aku inget banget, depan kosan yang sekarang ituu ada pohon, lupa siih gede atau ngga, tapi si "......" kejam banget dengan bikin image kaya gitu. tapi okelaaah I dont care. dari informasi yang aku dapet dari ketum tadi ternyata si "....." adalah suaminya ibu2 yang nunjukkin kita ke kontrakkan yang sekarang mau aku tinggalin, secara jahat aku nenangin hati "udahlaah itu mh artinya cuma nyuruh biar ga jadi pindah atau nunjukkin tempat lain yang sekiranya bisa dia loby" abisnyaaa suruh siapa nakut2in pa... -_-
udah ahh cap cip cup pagi nya, sekarang ketum udah mulai berisisk ngajak cari kardus bekas pagi2 gini karena mobilnya mesti dikasih alas karena tadi ada sapi yang nebeng disana..
bye bye... hope that information just "burning theory".............
Minggu, 23 Juni 2013
Minggu, 19 Mei 2013
"B" for BEWARA
holaaa holaaaa.... long time no write here,,,, banyak hal yang pengen banget aku ledakkin di secarik laman ini. tapii argo warnet terus bertambah, jadi cuma summarynya aja yaaa,,, ^_^
for this moment aku mau menguak lagi kelanjutan kisah aku dari postingan paliiiing pertama di blog ini, bahwa aku udah ubah status hubungan d facebook. as context, u know laaaah... :D dan bagiku, ini menjadi warna baru.. :)
kali ini aku berubah tempat dinas blogger yang asalnya di kontrkkan yang nyaman bersama "si putih" kali ini di warnet, akibat "si anti lelet" yang akhir-akhir ini malah sulit buat konek.
pagi ini aku bangun kesiangan, hal ini menjadi hal lumrah kalo aku lupa ubah mode handphone yang mestinya meeting tapi malah silent. kalo bangun kesiangan itu rasanya kaya duduk lama di angkot sambil dengerin lagu galau dan ngelamun, sadar-sadar udah di daerah yang kita ngga kenal. linglung kaaan? pokonya, bangun kesiangan itu merugikan dan patut di basmi. untungnya lagi ngga ngampus.
aku sempet tidur dua kali seharian ini... emang yaaaa kelamaan nugas itu bikin otak "not responding" jadinya cara ngerefreshnya yaa dengan cara menempelkan kepala pada bantal... pokonya hari ini tugas mini research dari tiga mata kuliah mesti beres,,, haruus haruss pokonya harus..
oke laaah ngga perlu panjang lebar juga yaaaa.... aku udh liat argo warnet yang menunjukkan waktu ngenet aku selama 1:23:54. udah off aku mau langsung balik ke kontrakkan dan balik beresin mini research...
bye bye n see u
Kamis, 16 Mei 2013
Jendela Dunia Masa Mutakhir
Pernah
keliling dunia? Melihat situs-situs terkenal? Semuanya bisa dilakukan hanya
dengan duduk manis di kursi dan mulai menelanjangi kepenasaran nun jauh disana
dengan membuka lembar demi lembar kertas yang biasa kita sebut “buku”. Konon,
kegiatan wisata ekonomis ini akan mulai punah dimasa depan. Hal ini bukan
dikarenakan para pencari kesenangan dibalik tulisan mulai berkurang minatnya
untuk membaca, mengingat kayu sebagai bahan pokok untuk membuat kertas adalah
sumber daya alam yang terbatas. Memang, indonesia adalah alam yang subur dengan
kekayaan komponen tanahnya yang memungkinkan berlangsungnya pertumbuhan pohon
dan memasok kayu-kayu bagi pabrik-pabrik yang memproduksi kertas. Tapi
kemungkinan terburuk bisa saja terjadi. Lapisan ozon yang mulai menipis
menjadikan pohon sangat rentan bila
terus ditebangi karena kebutuhan kita akan lingkungan yang selalu rindang agar
terjauh dari efek pemanasan global. Lantas, kedua pihak ini saling tarik ulur,
antara para pecinta buku yang sangat menyayangkan bila buku ditiadakan dalam
bentuk fisik dan para pecinta alam yang sangat berfikir keras agar alam lebih
diperhatikan demi kesejahteraan bersama.
Kejadian
tarik ulur ini tidak akan berangsur membaik tatkala keduanya hanya memikirkan
persepsi masing-masing tanpa memperkecil volume masalah yang sesungguhnya dan
mulai memikirkan solusi untuk kebaikan bersama. Kecintaan kita terhadap alam
hendaknya disejajarkan dengan kebutuhan kita akan wawasan yang luas. Kita bisa
saja menghentikan produksi buku secara fisik dan mulai memikirkan alternatif
lain tanpa melibatkan unsur alam yang semakin diporsir demi mempertahankan
keseimbangan biosfer kita ini.
Buku
berupa e-book memang sangat
mengerikan bagi beberapa pihak yang merasa kegiatan membaca e-book seperti memaksakan lensa mata
kita tertuju pada layar yang lama kelamaan bisa merusak kinerjanya dalam
melihat secara jelas. Namun manusia adalah mahluk bumi yang akan melangkah
dengan otaknya dari kemustahilan menuju kemungkinan yang pasti. Peningkatan
mutu gadget bukan hal mustahil. Hal
ini lambat laun akan dikaji oleh para ahli karena kebutuhan kita akan gadget mulai menuju titik klimaks.
Mungkin saat ini para ‘kutu buku’ bisa dicirikan dengan orang yang menenteng
buku kemana-mana termasuk kunjungan wajibnya ke toko buku dan perpustakaan. Dimasa depan, para pecinta baca akan tertumpu
pada gadget praktis yang bisa dibawa
kemana-mana tanpa memberati tas yang bertengger manis tanpa beban. Hal pertama
yang akan menjadi solusi adalah kualitas gadget
yang semakin baik dan membuat para ‘wisatawan ilmu’ layaknya sedang membaca
buku meskipun secara fisik jelas berbeda.
Sebuah
solusi pastinya selalu menuai kontadiksi dimana keadaan yang menyedihkan berada
pada pihak penulis produktif yang hasil karyanya membuahkan royalti rendah
karena tulisannya dengan mudah di copy
+paste. Solusi kedua yang menjadi lanjutan dari solusi diatas adalah
pembuatan software baru yang di
disain seperti perpustakaan di dalam gadget
yang hanya bisa diisi dengan koleksi buku bila buku tersebut didapatkan ditoko e-book yang legal. Seperti halnya buku
yang dapat dipinjamkan dan diberikan, software
ini bisa mentransfer buku melalui chips
kecil yang bisa memindahkan buku dari satu gadget
ke gadget lainnya. Tenang saja,
proses memindahkan atau memberikan ini bukan seperti sistem copy +paste, namun e-book yang sudah dimasukkan chips
dengan otomatis berpindah tanpa menyisakan master-nya.
Perubahan
alam bukanlah mimpi buruk yang bisa memusnahkan semangat manusia untuk tetap
mereguk manisnya kesejahteraan. Solusi ini hanya akan tetap menjadi dongeng
sebelum tidur bila kita tidak menjadikannya misi penting yang akan sangat
ditunggu oleh masyarakat dunia, karena peradaban manusia tidak akan terhenti
serempak hanya karena matahari yang memandangi bumi melalui ozon yang berlapis
tipis.
Senin, 28 Januari 2013
Ngedadak Puitis Part I
Permintaan Sederhana
Hai malam
Mungkin aku ingin bersembunyi
Siang tadi, beberapa orang temui aku
Mereka tanyakan berapa lama lagi aku ingin tetap tinggal
Kini aku gelisah
Hai malam
Masihkah bisa aku bertanya, tentang ujung dunia ini
Kiranya aku pernah tinggal dan menyambangi seluruh pijakanku
Mungkin aku akan rela melepaskannya
Lekas menjawab tentang masaku
Hai malam
Aku benci ketidak berdayaanku ini
Aku tak mampu menyeka air mataku sendiri
Bukan dengan ujung lengan baju yang diberi ibuku
Tapi dengan senyum dan kerelaanku
Hai malam
Kini aku berada diujung waktumu
Namun tak juga kau tenangkan aku dengan kepastian
Bahwa aku bisa mencapai imaji masa kecilku
Mencapai sebuah galaksi yang tak pernah seorangpun berpijak disana
Hai malam
Aku tak memintamu membawakanku pesawat
Aku hanya meminta secarik mimpi klasikku
Waktuku mungkin tak lama
Bawalah aku keujung dunia meski dalam mimpiku saja
Minggu, 27 Januari 2013
Pertarungan Pendekar Crayon
Kemaren malem aku di daulat buat nemenin anak TK lomba mewarnai di Hotel Palace pada tanggal 27 Januari atau hari ini. Pagi-pagi aku udah agak males-malesan karena ngga siap liat ibu-ibu yang pada bikin rempong persis seperti tahun kemaren aku nemenin Tia sodaraku yang mengikuti lomba mewarnai tingkat kabupaten di Cianjur. Pemikiranku emang ngga meleset, belom juga mulai lombanya di tangga ibu-ibu udah pada sibuk ngomelin anak-anaknya biar mewarnai dengan baik. (Hadeuuuh,, bukan waktunya marah-marah buuu)
Dan sampailah aku di lantai tiga, gondok dong, aku ngos-ngosan sedangkan rombongan dari sekolah lain yang di jalan tadi tertinggal jauh bisa menyusul dengan nyaman keluar dari lift.. pengalaman yang sering terlupa, pada umumnya guest lift di hotel selalu terletak tepat di lorong lain yang menghubungkan langsung ke lorong kamar. Oke,,, anggap aja olahraga karena hari ini aku membatalkan acara lari bareng mamah demi nemenin murid-murid selama libur semesterku ini... o ya, aku lupa cerita, libur semester satu bulanku ini aku isi dengan mengajar di TK...
Setelah sampai di tempat lombaa,, ternyata pesertanya banyaak banget. Tapi karena pesertanya anak TK, mereka ngga langsung nervous dan mikir menang atau kalah caused of they plainess.. dibanding sama ortu2nya yang kayanya lebih memiliki semangat juang buat lomba.. (Gantiin aja jadi peserta buuu)
Nah inii dia, lomba mewarnai tingkat Tk, ternyata lomba ini dibagi menjadi tiga kategori, untuk kategori pertama yaitu lomba mewarnai anak Tk, Paud, dan playgroup, kategori kedua yaitu lomba mewarnai untuk anak kelas 1-3 SD, dan keloter ketiga lomba menggambar untuk anak usia kelas 4SD nyampe SMP. Kloter pertama ini ngaret nyampe satu jam setengah, dikarenakan peserta yang notabene para anak TK yang emang susah buat di bangunkan pagi2 (kata salah satu ibu rumpi yang aku temui berkoar-koar di sudut arena lomba). Sehingga dari jam kumpul jam setengah 8 dan konfirmasi panitia lomba dimulai jam 8.30pagi. Namun alhasil jam 9.05 lomba belum juga teng!! beberapa anak yang memakai gaya upacara hari senin karena datang ontime keliatan keburu males buat ikutan lomba. Beberapa panitia mulai berbaur menenangkan masa, hingga para peserta mulai lagi berdatangan lomba pun dimulai.
Ini namanya Poppy saudaraku yang juga mengikuti lomba. Dia ternyata mewarnai dengan ketelitian tinggi, mamahnya yang emang tau keadaan berseliweran di sekitar area biar ngga ketularan cerewet kaya ibu2 lainnya yang marah2 ga jelas karena sambil mewarnai anaknya malah sambil ngobrol, ada yang ngelamun, ada juga yang kaya mewarnai tapi ngga (susah jelasinnya).
Bisa dipastikan ibu2 yang berdiri di sebrang itu lagi bisikkin anaknya tentang warna yang menurut ibunya sesuai. Nyampe ada juga anak yang nagis karena stress. Panitia mulai panik liatnya, karena yang bisa mengacaukan acara itu bukan cuma faktor teknis, tapi nonteknis yang ngga diduga-duga.
Kalo yang ini namanya Putri Lira, salah satu murid sebulanku yang juga menikmati kertas lombanya dengan serius...
Beberapa anak udah mulai ngumpulin hasil jerih payahnya. Namun beberapa masih ada yang belum beres tapi dengan wajah tanpa dosa memain-mainkan crayon. Seperti biasa mamahnya mulai ngomel-ngomel. Salah satu korbannya bernama Aden murid sebulanku yang juga belum beres memenuhi kertasnya dengan goresan crayon. Karena stressnya udah tingkat dewa, setelah memberikan kertasnya ke panitia dia langsung nangis sambil teriak-teriak nyampe mengalihkan anak SD yang lagi dikasih kisi-kisi mewarnai sama guru2nya.
Ini namanya Tia sodara aku juga yang mengikuti lomba mewarnai, namun dia ikut keloter 2.
Keloter ini pesertanya cukup banyak, karena bakat mewarnai anak biasaya mulai muncul setelah dia mulai bisa fokus dengan sebuah objek. Mungkin semasa TKnya sebagian dari mereka lebih senang mencoret-coret buku gambar secara abstrak seperti kasus nyata anak TK yang tidak suka belajar nyampe hampir semua buku pelajarannya hanya berisi coretan crayon ga jelas. Tapi setelah SD dia mulai bisa nurut dan ternyata punya bakat menggambar.
Tia udah mulai cemberut mengerjakan objeknya karena mamahnya udah mulai panik dan mengomentarinya melihat gradasi warna yang dipakai untuk mewarnai rok gadis dalam gambar senada dengan warna dasar/latar.
Rok yang tadinya berwarna biru diberi alur merah mengikuti garis remple berkat suggest mamahnya, namun berakhir kurang memuaskan dan janggal, lagi-lagi akibat pemaksaan. hmmmm -_-"
Akhir acara, aku udah mulai pening banget pengen pulang, semestinya udah pulang dari sejak yang kloter pertama beres.. tapi Tia ditinggal mamahnya dan ga tega juga buat ninggalin. jalan-jalan buat wisata kuliner sekitar arena lomba yang disediakan pihak hotel dan caww pulang tepat jam 12.30.
jam 4.00 aku balik lagi buat liat hasil penjurian. Aku bawa Tia soalnya dia udah excited banget karena beberapa perlombaan selalu dimenangin sama dia sehingga bisa dibilang dia tuh sebagai senior tingkat anak TK dalam hal mewarnai.
Di depan lift dia bilang
"aduuh tia deg degan teeeh"
aku cuma senyum aja, karena kalo ngasih motivasi kemenangan juga aku ga bisa bayangin klo ternyata namanya ngga disebut sama panitia. Ternyata beberapa menit berlalu, hasilnya pun keluar bahwa Tia ngga menang, dan kloter pertama juara 1 dimenangin sama Poppy dan juara 2 dimenangin sama Putri Lira dan buat yang juaran 3 nya dari TK lain. Sepanjang jalan Tia cuma cemberut aja, mau nenangin nanti malah dia makin jadi karena udah kliatan ada setitik airmata panas yang udah siap jatuh.
Pesan moral hari ini: bila kamu adalah seorang pemenang, janganlah berhenti buat belajar karena saat seseorang melihat kamu muncul maka terjadilah persaingan dengan cara study banding apa yang ada dalam dirimu dan orang lain tidak memilikinya. Beitupun ketika kamu memiliki anak, janganlah kamu terlalu membanggakan kelebihan yang dimilikinya agar dia tidak terlena dan berhenti berusaha :) :) :)
Minggu, 20 Januari 2013
Kunang-Kunang Labirin Malamku
Mungkin ini kedengeran aga mellow... tapi aku saat ini lagi pengen sedikit merenung
Labirin bagiku adalah jalan berliku yang aku takutkan tanpa ujung yang jelas. Ditambah lagi malem hari,, nah loh! (Moga nemu Pa Rt bawa senter)
Akhir-akhir ini hidupku cukup membingungkan, bertemu dengan beberapa orang baru yang tiba-tiba suka melirik ga jelas tapi jelas ke arahku karena dibuktikan setelah aku perhatikan dibelakangku hanya ada tembok bertengger tanpa dosa. Jelas yag sedang memperhatikanku adalah orang normal (Mungkin). Tapi perasaan ini mulai muncul, aku takut. Inilah yang peperangan kecil yang pecah dalam hatiku, aku selalu takut kalo nemu seseorang yang berlaku kaya gitu. Jadinya pengen petak umpet, sekali lagi dia ngelirik aku udah ngga ada (sembunyi di atas pohon) hahahaahha (ketawa ampe bertanduk)
Tapi aku bersyukur, ternyata aku masih normal karena kalo yang ngeliriknya orang tertentu aku seneng. ckckckckck
Saat ini keadaanku seperti tengah mencari jalan keluar dari labirin di malam hari. Dan tentunya ga nemu Pa Rt. kulalui liku-likunya sama halnya bagai banyak yang berlalu dalam hidupku, waktu, tetesan air mata, kesempatan, mimpi, dan para jombloers (beberapa aku ragukan kejombloannya). Tapi semuanya aku syukuri sebagai caraku untuk belajar memahami segala yang Allah hadirkan untukku.
Akhir-akhir ini aku menyadari setitik cahaya yang kuyakini itu merupakan kunang-kunang cahayanya menyinari jalan didepanku membuat wajah kecutku kembali berona senyum. Setitik cahaya itu menemaniku namun cahayanya bagiku masih malu-malu sebentar meredup hingga kembali lagi menyinariku. Beberapa kunang-kunang disekitarkupun memang selalu bersinar dari awal aku memasuki labirin namun hanya satu yang selalu kuikuti karena kesabarannya selama ini hadir di sekitarku meskipun keacuhanku yang terus berjalan tanpa menyadari satupun cahaya. Hingga saatnya aku menyadari kehadirannya aku tidak takut akan semua yang akan aku hadapi, tapi masalahnya apakah kunang-kunang itu memang untukku?? terbentur dengan pertanyaan itu aku kembali merasa takut, takut menemui ternyata didepanku ada orang lain yang juga mengikuti kunang-kunang tersebut. Namun saat ini, hanya kunang-kunang itu yang kuyakini selalu temani aku. Kunang-kunang labirin malam hariku.
Selasa, 08 Januari 2013
Rempooong.....
Hey Hey heyyy...
Ada yang mau tolong aku keluar dari sini?! tiga hari berturut-turut doong aku dibikin boseen denger obrolan yang itu-ituu aja
ini merupakan obrolan mamah dan dede (adikku yang pertama)
Mamah : De, pas nyambut presiden engke dede dimana?
Dede : Duka tah mah, kumaha rombongan ti sakola dede we
Mamah : Mamah ge sareng ibu2 PKK da bareng
Dan mengalirlah percakapan dengan pola yang sama (setelah diteliti selama tiga hari) seperti transportasi umum yang pasti diberhentikan sementara waktu, Ibu2 PKK yang mengajak mamah untuk stay di Sarongge karena tempat tersebut yang akan menjadi tujuan utama SBY adalah daerah tersebut untuk merealisasikan program "Tanam Semilyar Pohon" namun akhirnya mamah menolak karena ga mau brangkat terlalu pagi seperti yang dijanjikan ibu2 lainnya. Andai pa SBY tau obrolan anak dan ibu ini, pasti dia terharu... sinetron "Monyet Cantik" yang sedaritadi menggelar acting di jendela TV jua dianggurin ajaa... dan aku, memasang wajah acuh ngga acuh, aku kan bukan ibu2 PKK trus bukan pelajar juga,, jadi ngga diajak deeh :).. syukurlaaah ngga usah berdiri pinggir jalan sambil lambai-lambai tangan..
Beruntung banget doong jadi presiden, kmana2 di sambut.. saluut deh buat yang mau nyambut juga (termasuk mamah dan dede) semoga bner mendapatkan lambaian dan senyuman Pa Presiden yaaaaa....
kita tunggu kabar2i nya besok yaaa... apakah yang mereka dapatkan setelah berdiri berlama-lama... buat yang kebetulan punya usaha jualan aqua gelas, monggo besok ikut stay pinggir jalan sekitaran antara istana kepresidenan cipanas menuju sarongge, karena seluruh lapisan anak sekolahan dari SD, SMP, SMA, SMK, MAN, dan ditambahhhh perangkat desa.
bye2,... thats all the words i wanna share to you for today... ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)





















